Tag-Archive for » riya «

February 04th, 2009 | Author:

SYARAH KITAB USHUL AL-IMAN KARANGAN IMAM MUMAHAMAD BIN ABDUL WAHHAB.

Disyarah oleh, Abuz Zubair Hawaary.

BAB : MAKRIFATULLAH AZZA WA JALLA WAL IMAN BIHI

(Lanjutan Tulisan Sebelumnya; Syarah Hadits Pertama).

HUKUM IBADAH APABILA DICAMPURI RIYA’ :

Pertama : apabila yang menjadi motivasi beribadah dari awalnya adalah riya, seperti seorang yang sholat untuk memperlihatkan kepada manusia dan tidak meniatkan untuk Allah, ini adalah syirik dan ibadahnya batil (tidak sah).

Kedua : riya’ mencampuri ibadah, misalnya di tengah-tengah ibadah, yaitu pendorong awalnya adalah ikhlas untuk Allah kemudian mucul riya ditengah-tengah ibadah. Jika ibadah tersebut (bagian) akhirnya tidak dibangun diatas awalnya, maka awalnya shohih dan akhirnya batil.

Contohnya : seorang yang telah menyiapkan seribu rupiah untuk bersedekah, lalu ia bersedekah lima ratus ikhlas karena Allah, dan pada lima ratus yang tersisa ia bersedekah karena riya’, maka yang pertama hukumnya shohih dan yang kedua batil.  baca lebih lanjut…

VN:F [1.8.5_1061]
Rating: 10.0/10 (1 vote cast)
VN:F [1.8.5_1061]
Rating: +2 (from 2 votes)
January 30th, 2009 | Author:

SYARAH KITAB USHUL AL-IMAN KARANGAN IMAM MUMAHAMAD BIN ABDUL WAHHAB.

Disyarah oleh, Abuz Zubair Hawaary.

BAB : MAKRIFATULLAH AZZA WA JALLA WAL IMAN BIHI

Al-Imam Muhammad bin Abdul Wahhab memulai kitab Ushulul Iman-nya dengan pembahasan mengenai Makrifatullah wal Iman Bihi, maksudnya ; bab yang membahas tentang pengenalan terhadap Allah Azza wa Jalla dan bagaimana cara mengimaninya.

Sesuai dengan materi kitab ini yang membahas pokok-pokok keimanan, maka seyogyanyalah, masalah makrifatullah ini dahulukan sebagaimana yang dilakukan imam dalam kitabnya ini begitu juga kitab beliau yang lainnya seperti Al-Ushul Ats-Tsalatsah.

Yang dimaksud dengan makrifutullah yaitu ; mengenal Allah Azza wa Jalla dengan hati, pengenalan yang mendorong seseorang untuk menerima apa yang disyari’atkan-Nya serta tunduk dan patuh kepada-Nya, dan berhukum dengan syari’at-Nya yang telah dibawa oleh Rasul-Nya Muhammad shollallahu ‘alaihi wasallama.

Seorang hamba dapat mengenal Robb-nya dengan beberapa hal, diantaranya; dengan melihat dan men-tadabburi ayat-ayat syar’iyyah yanga ada dalama Kitabullah Azza wa Jalla dan Sunnah Rasul-Nya shollallahu ‘alaihi wasallama, ayat-ayat Kauniyah yaitu makhluk-makhluk ciptaan Allah Ta’ala. Sesungguhnya manusia setiap kali ia melihat dan men-tadabburi ayat-ayat tersebut bertambahlah ilmunya terhadap Sang Pencipta yang diibadati-Nya, Allah Ta’ala berfirman :

“Dan dibumi ada tanda-tanda bagi orang-orang yang yakin, dan begitu juga didalam diri kalian sendiri, maka apakah kalian tidak melihat?”. (QS : Adz-Dzariyat : 20-21).[1]
baca lebih lanjut…

VN:F [1.8.5_1061]
Rating: 7.0/10 (3 votes cast)
VN:F [1.8.5_1061]
Rating: 0 (from 2 votes)