Hadits yang menakjubkan, jarang ditampilkan padahal sangat dibutuhkan khususnya para suami …
Hadits ini mewasiatkan kaum pria untuk berbuat baik kepada wanita, memperlakukan mereka dengan lembut, bersabar terhadap kekurangan mereka bahkan hadits ini mendorong untuk tidak mentalak mereka serta tetap menjaga ikatan suami istri hingga mati.
Aduhai .. alangkah indahnya cinta suami-istri jika meneladani rumah-tangga Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa sallama.
Sungguh akan menjadi kisah cinta paling indah!!
Imam Ath-Thobroni meriwayatkan di Al-Mu’jamul Kabir (20/374, no.648) dari hadits Al-Miqdam bin Ma’di Karb rodhiyallahu ‘anhu dengan isnad shohih, bahwasanya Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallama berdiri di hadapan manusia. Maka ia memuji dan menyanjung Allah, kemudian bersabda,
إن الله يوصيكم بالنساء خيراً إن الله يوصيكم بالنساء خيراً فإنهن أمهاتكم ، وبناتكم ، وخالاتكم
إن الرجل من أهل الكتاب يتزوج المرأة وما يعلق يداها الخيط ؛ فما يرغب واحد منهما عن صاحبه حتى يموت هرماً
“Sesungguhnya Allah mewasiatkan kepada kalian agar memperlakukan wanita dengan baik. Sesungguhnya Allah mewasiatkan kalian agar memperlakukan wanita dengan baik. Sesungguhnya mereka adalah ibu-ibukalian, putrid-putri kalian dan bibi-bibi kalian. Sesungguhnya ada seorang dari Ahli Kitab yang menikahi seorang wanita , dan ia tidak pernah mengikat tangan wanita itu dengan benang. Maka salah satu dari keduanya tidak membenci pasangannya sampai mati”.
Di hadits ini, setelah Rasulullah sholllahu ‘alaihi wa sallama mewasiatkan untuk memperlakukan wanita dengan baik. Beliau menceritakan tentang akhlak seorang suami yang bersabar dalam menghadapi istrinya yang masih muda dan kasar terhadapnya. Akhlak istrinya yang buruk tersebut tidak membuatnya menalaknya. bahkan Ia tetap bersabar sampai ia mati.
Ibnul Atsir[1] menukilkan dari Al-Harby ia mengatakan, “Karena usia wanita itu yang masih kecil dan sifatnya yang kurang lembut. Maka laki-laki itu bersabar menghadapinya sampai mati. Maksudnya, beliau shollallahu ‘alaihi wa sallama memotivasi para sahabatnya untuk memperlakukan wanita dengan baik, bersabar menghadapi mereka. Dan (maksudnya) Ahli Kitab melakukan itu terhadap wanita-wanita mereka”.
Maka hendaklah orang-orang yang tidak baik mu’amalahnya dengan wanita, bersikap keras dan kasar kepada mereka, membuka hati sebelum membuka mata dan telinganya terhadap hadits ini!!
Sungguh di hadits yang mulia ini terdapat ‘ibroh bagi orang-orang yang tidak menjaga hak-hak wanita. Juga bagi orang-orang yang tertipu dengan propaganda barat yang mengatas namakan hak-hak wanita..ketahuilah ! tidak akan mulia wanita kecuali di bawah naungan islam.
Dah berhagialah engkau wahai saudariku muslimah serta bersyukurlah atas hidayah dan taufik Allah kepadamu untuk menjadi wanita muslimah.
Untukmu …
Dan untuk setiap muslim, kuhadiahkan hadits yang mulia ini. (wallahu a’lam bish showab)
[1] An-Nihayah 3/284.



Subhanallah tadz… Artikelnya mantap Betapa Mulianya Rasulullah dalam membina rumah tangganya, semoga ini menjadikan kita pelajaran begaimana kita bersikap sama istri kita… doakan tadz
)
hmm …semoga antum cepat dapat jodoh yang sholehah, amin.
maksudnya mengikat dengan benang apa ya ust?
maksudnya …ia tidak pernah menyakitinya. bentuk kinayah untuk mengungkapkan kesabarannya terhadap istrinya.
assalamu’alaikum ustadz..gimana kabarnya? barokallahu fikum..kapan nih ngisi muhadhoroh di solo lagi?
oya ustadz, kenal dg Ustadz jauhar, Lc.? yg asal pekanbaru? beliau sekarang ngisi kajian rutin di SMA ana, SMA N 1 gemolong.. ustadz gimana klo kapan2 kami undang ngisi di gemolong lagi? bersedia usatdz? khususnya untuk adik2 di SMA kami…
ustadz, minta masukan dan nasihat Antum untuk blog ana http://salafiyunpad.wordpress.com
semoga Allah selalu menjaga Antum dan keluarga…
Assalamu’alaykum pak ustad..
jadi terharu….
Jazakumulloohu khoyron katsiro…
wa iyyakum
wa alaikumus salam warahmatullahi wa barakaatuh
Alhamdulillah baik akhii.
kapan ya kesolo lagi??
nanti kita atur jadwalnya mudah2an bisa
ustadz Jauhar ana kenal tapi tidak terlalu dekat. sekedar kenal aja
oo beliau sekarang di solo ya?
blog antum nanti ana sempatkan untuk liat …
semoga tetap istiqomah akhi.
Assalamu’alaikum. apa kabar nya Ustadz??
Subhanallah……. tulisan nya bagus
wa’alaikumus salam warahmah .. Alhamdulillah baik. antum gimana? kapan undangannya?
Subhanallah ustadz…
Postinganya bgus…
Ustadz mohon doany agr ana te2p bs istiqomah diatas manhaj salaf ini…
Krn kesendirian ana yg hdp dikampung yg kbnykan mash sngat awam dgn manhaj ini..
Sblm’y jazakallahukhairan..
bismillah,,
salam kenal ust.,, coba kalau sempat ust.,, buka blog radio kami http://www.radiomutiarasunnah.co.cc ust. bisa hubungi nomer ust. kami yang ada di blog tersebut,, insya alloh ust sudah kenal dengan beliau,,
dan kapan ust. sempat ke solo atau jogja,, kami undang ust. untuk mampir ke radio komi,, dari magelang,, barokallohi fik
slm ust..
adakah hadith ni khusus utk isteri shj? atau kakak, dan adik prempuan juga?
asslm tadz,,,
Subhanalallah,,,,,,tulisannya bagus…..jd terharu,,,
jazakallahukhairan,,,
[...] http://abuzubair.net/cinta-sampai-mati/#more-57 [...]