Archive for the Category » Puisi Abuzzubeir Hawaary «

November 06th, 2008 | Author:

Menanti II

Kujalani hari-hari dipasung sepi

Kulalui malam-malam dengan sebelah hati

Aku masih menantimu duhai belahan hati.

pekanbaru, penghujung 2006

VN:F [1.8.5_1061]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.8.5_1061]
Rating: 0 (from 0 votes)
November 03rd, 2008 | Author:

SUNGAI LIMA WAKTU

Setiap kali kemelut hidup menyelimut bagai kabut

Setiap kali dosa kotor melumuri jiwa

Setiap kali hawa membuatku lupa

Setiap kali mata hati buta karena semua

Setiap kali semua membuatku, lengah .. lemah .. goyah  dan terpedaya

Seruan-Mu menyadarkan aku

Panggilan-Mu mengingatkan aku

Sayup terdengar, menyeruak dan menghentak kepongahan dunia

Membawa kepada sungai-sungai suci

Hapus dosamu

Kikis dakimu

Basuh lukamu

Buka belenggu nafsu

Tenggelam dalam sungai lima waktu

Bermandikan cahaya menerangi jiwa

Disini, disungai ini dalam telaga ini

Kuraih kesejukan, kedamaian, ketentraman, ketenangan

Dan kemenangan.

Abuz Zubeir Hawaary

Pekanbaru, 1 Ramadhan 1425 H

VN:F [1.8.5_1061]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.8.5_1061]
Rating: 0 (from 0 votes)
Category: Puisi Abuzzubeir Hawaary  | Comments off