Archive for the Category » kata-kata emas «

February 06th, 2010 | Author:

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata, “Apa-apa yang diberitakan oleh Rasul dari Robb-nya wajib diimani, baik kita mengetahui maknanya atau tidak kita ketahui, karena beliau adalah Ash-Shodiqul Mashduuq (yang benar dan dibenarkan). apa saja yang terdapat di dalam Al Kitab dan As Sunnah wajib atas setiap mukmin mengimaninya sekalipun ia tidak memahami maknanya. demikian juga apa yang telah tetap berdasarkan kesepakatan salaful ummah dan imam-imamnya”. Thoriiqul Wushul ilal ‘ilmil makmul, hal. 8

VN:F [1.8.5_1061]
Rating: 8.3/10 (8 votes cast)
VN:F [1.8.5_1061]
Rating: +2 (from 2 votes)
April 13th, 2009 | Author:

EMPAT MANUSIA YANG MERUSAK AGAMA

Berkata Muhammad bin Al-Fadhol Az-Zahid : “Rusaknya islam di tangan empat jenis manusia : pertama orang yang tidak mengamalkan ilmunya, kedua orang yang beramal dengan tanpa ilmu, ketiga orang yang tidak berilmu dan tidak beramal, keempat orang yang melarang orang lain mempelajari ilmu”(Miftah Daarus Sa’adah, karya Ibnul Qoyyim Al-Jauziyah : 1/490) .

VN:F [1.8.5_1061]
Rating: 9.7/10 (3 votes cast)
VN:F [1.8.5_1061]
Rating: +1 (from 1 vote)
Category: kata-kata emas  | 5 Comments
April 04th, 2009 | Author:

PENYEBAB SU-UL KHOTIMAH …

Abu Muhamad Abdul Haq Al-Isyabaily rahimahullahu Ta’ala berkata, “Ketahuilah, bahwasanya su-ul khotimah – semoga Allah melindungi kita darinya – tidak akan terjadi kepada orang yang istiqomah zhohirnya dan baik batinnya. Itu hanya terjadi pada orang yang rusak akalnya, atau terus melakukan dosa besar. Bisa jadi dosa itu menjadi kebiasaannya sampai kematian menjemputnya sebelum ia sempat taubat. Kematian datang sebelum ia memperbaik jalan hidupnya, maka ketika itu syetan mendatanginya dan menyambarnya, hanya kepada Allah kita berlindung. Atau dia dulunya seorang yang mustaqim (istiqomah) kemudian keadaan berobah dan keluar dari jalan yang lurus, sehingga itu menjadi penyebab ia mendapatkan su-ul khotimah dan akhir yang sial, semoga Allah melindungi kita dari itu”.

VN:F [1.8.5_1061]
Rating: 7.8/10 (4 votes cast)
VN:F [1.8.5_1061]
Rating: +1 (from 1 vote)
March 21st, 2009 | Author:

Imam Ibnul Qoyyim rahihamullah berkata, “Akar-akar maksiat itu baik yang besar maupun yang kecil ada tiga : bergantungnya hati kepada selain Allah, mena’ati kekuatan amarah dan kekuatan syahwat. semuanya itu adalah; syirik, zalim dan perbuatan-perbuatan keji. puncak dari bergantung kepada selain Allah adalah syirik. Ujung dari kekuatan amarah adalah membunuh. Dan puncak dari kekuatan syahwat adalah zina. Oleh karena itu Allah mengumpulkan tiga perkara ini dalam firman-Nya, “Dan orang-orang yang tidak berdo’a kepada tuhan yang lain disamping berdo’a kepada Allah, dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah kecuali dengan hak, dan orang-orang yang tidak berzina”. (Al-Furqon)
dari kitab : Ma’lumat Hadifah Qoyyimah halaman 9)

VN:F [1.8.5_1061]
Rating: 7.0/10 (3 votes cast)
VN:F [1.8.5_1061]
Rating: 0 (from 0 votes)
March 20th, 2009 | Author:

PERUMPAMAAN HATI …

Imam Ibnul Qoyyim Al-Jauziyah berkata, “Apabila badan  sakit tidak bermanfaat lagi padanya makanan dan minuman. begitu juga apabila hati sakit karena syahwat, tidak bermanfaat lagi padanya nasehat-nasehat. barangsiapa yang menginginkan kebeningan hati, hendaklah ia mengedepankan Allah atas syahwatnya. hati yang terikat oleh syahwat akan ter-hijab dari Allah sesuai kadar keterikatannya dengan syahwatnya tersebut. Hati itu ibarat Bejana-bejana Allah di muka bumi, yang paling dicintai-Nya adalah yang paling lembut, paling tegar dan yang paling  bening”. (Kitab Al-Fawaid dinukil dari : http://www.albaidha.net/vb/showthread.php?t=10487)

VN:F [1.8.5_1061]
Rating: 7.2/10 (5 votes cast)
VN:F [1.8.5_1061]
Rating: 0 (from 0 votes)
March 02nd, 2009 | Author:

SOMBONG YANG PALING BURUK

Al-Imam Syamsuddin Adz-Dzahaby rahimahullah Ta’ala berkata, “Kesombongan yang paling buruk adalah orang yang sombong kepada manusia dengan ilmunya dan merasa dirinya lebih mulia dengan  kelebihannya. orang seperti ini tidak bermanfaat baginya ilmunya.

sesungguhnya barangsiapa yang menuntut ilmu untuk akhirat, ilmunya akan membuatnya tawadhu’, hatinya menjadi khusyu’ dan jiwanya menjadi tenang. dia akan senantiasa mawas diri tidak pernah melemah dari itu. bahkan ia menghisab diri setiap waktu.

jika ia melalaikan dirinya, ia akan menyimpang dari jalan yang lurus dan membinasakannya.

barangsiapa yang menuntut ilmu untuk kebanggaan dan memimpin, dan memandang rendah kaum muslimin, serta membodoh-bodohi. maka ini adalah kesombongan yang paling besar dan tidak masuk surga orang yang di hatinya ada sebesar biji dzarroh kesombongan .. Laa Haw Laa wa Laa Quwwata illa Billahi”. (dari Kitab Al-Kabair oleh Imam Adz-Dzahaby halaman 95 cetakan Daar Ibnu Katsir)

VN:F [1.8.5_1061]
Rating: 10.0/10 (1 vote cast)
VN:F [1.8.5_1061]
Rating: +1 (from 1 vote)
February 13th, 2009 | Author:

ILMU YANG BERMANFA’AT

Imam Adz-Dzahaby rahimahullah berkata, “Adapun kitab Al-Ihya’ di dalamnya secara garis besar terdapat hadits-hadits batil dan di dalamnya juga banyak kebaikan jika seandainya di dalamnya tidak terdapat adab-adab, simbol-simbol dan zuhud ala ahli hikmah dan shufiyah yang menyimpang. kita memohon kepada Allah ilmu yang bermanfaat.

tahukah engkau apa ilmu yang bermanfaat itu?

dia adalah ilmu yang terdapat di dalam Al-Qur’an dan ditafsirkan oleh Rasul shollallahu ‘alaihi wa sallama baik dengan perkataan maupun perbuatannya.
hendaklah engkau hai saudaraku .. men-tadabburi Kitabullah dan terus mengkaji Ash-Shohihaini (Bukhari dan Muslim), Sunan An-Nasa-i, Riyadhus Sholihin An-Nawawy dan Al-Adzkarnya, engkau akan beruntung dan berhasil.

dan jauhilah pendapat-pendapat ahli ibadah dari kalangan sufiyah dan hanya kepada Allah kita meminta pertolongan.

Ya Allah .. Tunjukilah kami kepada jalan yang lurus”. (Siyar A’laamin Nubala’ 22/368)

VN:F [1.8.5_1061]
Rating: 5.5/10 (2 votes cast)
VN:F [1.8.5_1061]
Rating: 0 (from 0 votes)
Category: kata-kata emas  | Comments off
January 31st, 2009 | Author:

HAKIKAT KEBERANIAN

قال شيخ الإسلام ابن تيمية (والشجاعة ليست هي قوة البدن فقد يكون الرجل قوي البدن ضعيف القلب وانما هي قوة القلب وثباته فأن القتال مداره على قوة البدن وصنعته للقتال وعلى قوة القلب وخبرته به والمحمود منهما ما كان بعلم ومعرفة دون التهور الذي لا يفكر صاحبه ولا يميز بين المحمود والمذموم ولهذا كان القوي الشديد هو الذي يملك نفسه عند الغضب حتى يفعل ما يصلح دون ما لا يصلح فأما المغلوب حين غضبه فليس هو بشجاع ولا شديد )

“Syeikhul  Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata, “Keberanian itu bukanlah kekuatan badan. Bisa jadi seseorang itu kuat badannya lemah hatinya. Keberanian sejati adalah kekuatan hati dan keteguhannya. Sesungguhnya perang itu mengacu kepada kekuatan fisik dan keahliannya untuk berperang  serta kekuatan hati dan pengalamannya. Yang  terpuji dari keduanya adalah apa yang bersumber dari ilmu dan ma’rifah. Bukannya nekad yang pelakunya tidak berpikir, dan tidak membedakan antara yang terpuji dan antara yang tercela. Oleh karena itu seorang yang kuat dan perkasa adalah orang yang mampu mengendalikan hawa nafsunya ketika marah, sehingga ia melakukan apa yang mendatangkan maslahat bukannya yang tidak baik. Adapun orang yang kalah (oleh hawa nafsunya) ketika marah, bukanlah seorang yang kuat dan perkasa”. (Al-Istiqomah 2/271)

VN:F [1.8.5_1061]
Rating: 10.0/10 (2 votes cast)
VN:F [1.8.5_1061]
Rating: 0 (from 0 votes)
January 28th, 2009 | Author:

قال الشيخ المحدث الألباني رحمه الله
طالب الحق يكفيه دليل وصاحب الهوى لا يكفيه الف دليل الجاهل يتعلم وصاحب الهوى ليس لنا عليه سبيل

Syeikh Al-Muhaddits Al-Albany rahimahullah berkata, “Pencari kebenaran cukup baginya satu dalil. sementara pengikut hawa tidak cukup baginya sekalipun seribu dalil. seorang yang jahil akan belajar, akan tetapi pengikut hawa tak ada yang bisa kita perbuat terhadapnya”.

VN:F [1.8.5_1061]
Rating: 8.0/10 (2 votes cast)
VN:F [1.8.5_1061]
Rating: 0 (from 0 votes)
Category: kata-kata emas  | Tags: , , ,  | 5 Comments