<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>TELAGA HATI Online &#187; Download Kajian</title>
	<atom:link href="http://abuzubair.net/category/download-kajian/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://abuzubair.net</link>
	<description>... Aku Hidup Untuk Yang Menghidupkanku dan Aku Mati Untuk Yang Mematikanku ...</description>
	<lastBuildDate>Sat, 05 Feb 2011 04:24:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
	<!-- podcast_generator="podPress/8.8" - maintenance_release="8.8.4" -->
		<copyright>Copyright &#xA9; 2012 TELAGA HATI Online </copyright>
		<managingEditor>surat@abuzubair.net ()</managingEditor>
		<webMaster>surat@abuzubair.net ()</webMaster>
		<category>posts</category>
		<ttl>1440</ttl>
		<itunes:keywords></itunes:keywords>
		<itunes:subtitle></itunes:subtitle>
		<itunes:summary>... Aku Hidup Untuk Yang Menghidupkanku dan Aku Mati Untuk Yang Mematikanku ...</itunes:summary>
		<itunes:author></itunes:author>
		<itunes:category text="Society &amp; Culture"/>
		<itunes:owner>
			<itunes:name></itunes:name>
			<itunes:email>surat@abuzubair.net</itunes:email>
		</itunes:owner>
		<itunes:block>No</itunes:block>
		<itunes:explicit>no</itunes:explicit>
		<itunes:image href="http://abuzubair.net/wp-content/plugins/podpress/images/powered_by_podpress_large.jpg" />
		<image>
			<url>http://abuzubair.net/wp-content/plugins/podpress/images/powered_by_podpress.jpg</url>
			<title>TELAGA HATI Online</title>
			<link>http://abuzubair.net</link>
			<width>144</width>
			<height>144</height>
		</image>
		<item>
		<title>Kajian Eksklusif Nikmatnya Mencintai Allah</title>
		<link>http://abuzubair.net/kajian-eksklusif-nikmatnya-mencintai-allah/</link>
		<comments>http://abuzubair.net/kajian-eksklusif-nikmatnya-mencintai-allah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Mar 2009 09:33:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hyperdoc</dc:creator>
				<category><![CDATA[Download Kajian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abuzubair.net/?p=242</guid>
		<description><![CDATA[Nikmatnya Mencintai Allah Oleh Ustadz Abu Zubair Hawaary Durasi : 01:28:03 Ukuran : 29,3 MB Bitrate : 32 Kbps Pekanbaru]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Nikmatnya Mencintai Allah Oleh Ustadz Abu Zubair Hawaary<br />
</strong></p>
<p>Durasi : 01:28:03</p>
<p>Ukuran : 29,3 MB</p>
<p>Bitrate : 32 Kbps</p>
<p>Pekanbaru</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abuzubair.net/kajian-eksklusif-nikmatnya-mencintai-allah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		<enclosure url="http://files.abuzubair.net/Mencintai_Allah/Mencintai_Allah.mp3" length="1" type="audio/mpeg"/>
<itunes:duration>00:01:01</itunes:duration>
		<itunes:subtitle>Nikmatnya Mencintai Allah Oleh Ustadz Abu Zubair Hawaary


Durasi : 01:28:03

Ukuran : 29,3 MB

Bitrate : 32 Kbps

Pekanbaru </itunes:subtitle>
		<itunes:summary>Nikmatnya Mencintai Allah Oleh Ustadz Abu Zubair Hawaary


Durasi : 01:28:03

Ukuran : 29,3 MB

Bitrate : 32 Kbps

Pekanbaru</itunes:summary>
		<itunes:keywords>Download,Kajian</itunes:keywords>
		<itunes:author>surat@abuzubair.net</itunes:author>
		<itunes:explicit>no</itunes:explicit>
		<itunes:block>No</itunes:block>
	</item>
		<item>
		<title>Kajian Eksklusif Menangis Karena Takut Kepada Allah</title>
		<link>http://abuzubair.net/kajian-eksklusif-menangis-takut-karena-allah/</link>
		<comments>http://abuzubair.net/kajian-eksklusif-menangis-takut-karena-allah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Mar 2009 08:59:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hyperdoc</dc:creator>
				<category><![CDATA[Download Kajian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abuzubair.net/?p=239</guid>
		<description><![CDATA[Menangis Karena Takut Kepada Allah Oleh Ustadz Abu Zubair Hawaary Durasi : 01:30:54 Ukuran : 29,9 MB Bitrate : 32 Kbps Pekanbaru]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Menangis Karena Takut Kepada Allah Oleh Ustadz Abu Zubair Hawaary<br />
</strong></p>
<p>Durasi : 01:30:54</p>
<p>Ukuran : 29,9 MB</p>
<p>Bitrate : 32 Kbps</p>
<p>Pekanbaru</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abuzubair.net/kajian-eksklusif-menangis-takut-karena-allah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		<enclosure url="http://files.abuzubair.net/Menangis_Karena_Allah/Menangis_Takut_Karena_Allah.mp3" length="1" type="audio/mpeg"/>
<itunes:duration>00:01:01</itunes:duration>
		<itunes:subtitle>Menangis Karena Takut Kepada Allah Oleh Ustadz Abu Zubair Hawaary


Durasi : 01:30:54

Ukuran : 29,9 MB

Bitrate : 32 Kbps

Pekanbaru </itunes:subtitle>
		<itunes:summary>Menangis Karena Takut Kepada Allah Oleh Ustadz Abu Zubair Hawaary


Durasi : 01:30:54

Ukuran : 29,9 MB

Bitrate : 32 Kbps

Pekanbaru</itunes:summary>
		<itunes:keywords>Download,Kajian</itunes:keywords>
		<itunes:author>surat@abuzubair.net</itunes:author>
		<itunes:explicit>no</itunes:explicit>
		<itunes:block>No</itunes:block>
	</item>
		<item>
		<title>PEMUTUS KELEZATAN</title>
		<link>http://abuzubair.net/pemutus-kelezatan/</link>
		<comments>http://abuzubair.net/pemutus-kelezatan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Mar 2009 07:16:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hyperdoc</dc:creator>
				<category><![CDATA[Download Kajian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abuzubair.net/?p=194</guid>
		<description><![CDATA[Pemutus Kelezatan Pernahkah terpikir oleh kita, dimana tempat tinggal kita esok hari? Cepat atau lambat saat itu akan datang pada setiap kita. Setiap kita akan meninggalkan rumah kita yang lapang dan terang benderang, ke liang lahat yang gelap gulita. Setelah kematian seseorang tidak menempati rumah kecuali yang dahulu dia bangun sebelum dia mati. Jika dahulu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pemutus Kelezatan</strong></p>
<p>Pernahkah terpikir oleh kita, dimana tempat tinggal kita esok hari? Cepat atau lambat saat itu akan datang pada setiap kita. Setiap kita akan meninggalkan rumah kita yang lapang dan terang benderang, ke liang lahat yang gelap gulita.</p>
<p>Setelah kematian seseorang tidak menempati rumah kecuali yang dahulu dia bangun sebelum dia mati. Jika dahulu dia hidup dia membagun rumah dengan baik dengan keimanan, amal shalih, berpegang teguh kepada agama Allah Tabaraka wa Ta&#8217;ala, maka baik pula lah rumahnya kelak setelah dia mati. Sebaliknya jika dia membangunnya dengan amal keburukan, maksiat, melalaikan agama Allah Tabaraka wa Ta&#8217;ala, maka penyesalan dan kerugianlah yang akan dia hadapi.<strong></strong></p>
<p>&#8220;Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu dan takutilah suatu hari yang (pada hari itu) seorang bapak tidak dapat menolong anaknya dan seorang anak tidak dapat (pula) menolong bapaknya sedikitpun. Sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka janganlah sekali-kali kehidupan dunia memperdayakan kamu, dan jangan (pula) penipu (syaitan) memperdayakan kamu dalam (mentaati) Allah.&#8221; <strong>(QS Luqman [31] : 33)</strong></p>
<p>Kajian ini mengajak kita untuk membuka hati sebelum membuka mata dan telinga. Mengajak kita untuk melembutkan hati hingga mudah menerima kebenaran dan istiqamah di atasnya, dan bersiap-siap untuk menempati timpat tinggal kita kelak, cepat atau lambat, sesuatu yang pasti terjadi, kehidupan setelah mati!</p>
<p>Durasi : 01.04.44</p>
<p>Ukuran : 14.8 mb</p>
<p>Bitrate : 32 kbps</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abuzubair.net/pemutus-kelezatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		<enclosure url="http://files.abuzubair.net/Pemutus_Kelezatan/Ustadz_Abu_Zubair_Pemutus_Kelezatan.mp3" length="1" type="audio/mpeg"/>
<itunes:duration>00:01:01</itunes:duration>
		<itunes:subtitle>Pemutus Kelezatan

Pernahkah terpikir oleh kita, dimana tempat tinggal kita esok hari? Cepat atau lambat saat itu akan datang pada setiap kita. Setiap kita akan meninggalkan ...</itunes:subtitle>
		<itunes:summary>Pemutus Kelezatan

Pernahkah terpikir oleh kita, dimana tempat tinggal kita esok hari? Cepat atau lambat saat itu akan datang pada setiap kita. Setiap kita akan meninggalkan rumah kita yang lapang dan terang benderang, ke liang lahat yang gelap gulita.

Setelah kematian seseorang tidak menempati rumah kecuali yang dahulu dia bangun sebelum dia mati. Jika dahulu dia hidup dia membagun rumah dengan baik dengan keimanan, amal shalih, berpegang teguh kepada agama Allah Tabaraka wa Ta'ala, maka baik pula lah rumahnya kelak setelah dia mati. Sebaliknya jika dia membangunnya dengan amal keburukan, maksiat, melalaikan agama Allah Tabaraka wa Ta'ala, maka penyesalan dan kerugianlah yang akan dia hadapi.

"Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu dan takutilah suatu hari yang (pada hari itu) seorang bapak tidak dapat menolong anaknya dan seorang anak tidak dapat (pula) menolong bapaknya sedikitpun. Sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka janganlah sekali-kali kehidupan dunia memperdayakan kamu, dan jangan (pula) penipu (syaitan) memperdayakan kamu dalam (mentaati) Allah." (QS Luqman [31] : 33)

Kajian ini mengajak kita untuk membuka hati sebelum membuka mata dan telinga. Mengajak kita untuk melembutkan hati hingga mudah menerima kebenaran dan istiqamah di atasnya, dan bersiap-siap untuk menempati timpat tinggal kita kelak, cepat atau lambat, sesuatu yang pasti terjadi, kehidupan setelah mati!

Durasi : 01.04.44

Ukuran : 14.8 mb

Bitrate : 32 kbps</itunes:summary>
		<itunes:keywords>Download,Kajian</itunes:keywords>
		<itunes:author>surat@abuzubair.net</itunes:author>
		<itunes:explicit>no</itunes:explicit>
		<itunes:block>No</itunes:block>
	</item>
		<item>
		<title>Kajian Eksklusif Wasiat Sang Kekasih oleh Ustadz Abu Zubair Hawaary</title>
		<link>http://abuzubair.net/kajian-eksklusif-wasiat-sang-kekasih-oleh-ustadz-abu-zubair-hawaary/</link>
		<comments>http://abuzubair.net/kajian-eksklusif-wasiat-sang-kekasih-oleh-ustadz-abu-zubair-hawaary/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Feb 2009 01:30:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hyperdoc</dc:creator>
				<category><![CDATA[Download Kajian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abuzubair.net/?p=179</guid>
		<description><![CDATA[WASIAT SANG KEKASIH Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: &#8220;Wahai sekalian manusia! Siapa saja dari manusia atau kaum mukminin yang tertimpa musibah maka hendaklah dia menghibur diri dengan musibahku dari musibah selainku. Sesungguhnya salah seorang dari umatku tidak akan ditimpa suatu musibah yang lebih berat dari musibahku.&#8221; (Shahih Sunan Ibnu Majah no. 1300 dari Aisyah radhiallahu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>WASIAT SANG KEKASIH</strong></p>
<p>Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:</p>
<p><em>&#8220;Wahai sekalian manusia! Siapa saja dari manusia atau kaum mukminin yang tertimpa musibah maka hendaklah dia menghibur diri dengan musibahku dari musibah selainku. Sesungguhnya salah seorang dari umatku tidak akan ditimpa suatu musibah yang lebih berat dari musibahku.&#8221;</em> <strong>(Shahih Sunan Ibnu Majah no. 1300 dari Aisyah radhiallahu anha).</strong></p>
<p>Musibah apa lagi yang lebih besar dari wafatnya Rasulullah shalallahu alaihi wasallam? Musibah apa yang lebih besar bagi manusia dibanding dengan terputusnya wahyu dari langit yang merupakan pertanda mulai munculnya fitnah seperti penggalan-penggalan malam yang gelap, yang terakhir mengikuti yang pertama, yang terakhir lebih buruk daripada yang pertama? Musibah apa yang lebih besar dari musibah yang dengannya kemudian terbuka pintu-pintu fitnah yang membawa kepada keburukan hingga akhir zaman?</p>
<p>Merenungkan bagian akhir kisah kehidupan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam merupakan pelajaran yang sangat berharga. Sungguh beliau tidak kembali kepada Rabb-Nya melainkan telah meninggalkan dua perkara yang malamnya bagaikan siang, dan barangsiapa yang berpegang kepada keduanya tidak akan sesat selamanya, yakni Al-Qur&#8217;an dan Sunnahnya. Betapa sering di akhir-akhir hidupnya beliau mewasiatkan untuk berpegang teguh terhadap ajaran yang ditinggalkannya. Lalu dimana posisi kita? Dimana kita pada hari ini, yang mengaku sangat mencintai Nabi yang mulia &#8211; shallallahu alaihi wasallam &#8211; namun pada saat yang bersamaan meninggalkan sebagian ajarannya, mengabaikan sunnahnya, bahkan tidak jarang sebagian yang lain mencemoohnya? Apakah bukti cinta itu dengan bentuk perayaan-perayaan atas nama beliau, bait-bait syair, nyanyian yang menjadi pilihan, sementara sunnah beliau yang merupakan jalan menuju keselamatan untuk bertemu dengannya di telaga Haud ditinggalkan?</p>
<p>Kajian <strong>Wasiat Sang Kekasih</strong> ini menitikberatkan kepada masa-masa terakhir kehidupan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Penjabaran mengenai wasiat beliau serta hikmah yang seharusnya diambil dari musibah besar wafatnya Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam.</p>
<p>Durasi : 02:39:29</p>
<p>Ukuran : 36,4 MB</p>
<p>Bitrate : 32 Kbps</p>
<p>Pekanbaru</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abuzubair.net/kajian-eksklusif-wasiat-sang-kekasih-oleh-ustadz-abu-zubair-hawaary/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		<enclosure url="http://files.abuzubair.net/Wasiat/Wasiat_Sang_Kekasih.mp3" length="1" type="audio/mpeg"/>
<itunes:duration>00:01:01</itunes:duration>
		<itunes:subtitle>WASIAT SANG KEKASIH

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

"Wahai sekalian manusia! Siapa saja dari manusia atau kaum mukminin yang tertimpa musibah maka hendaklah dia menghibur diri dengan ...</itunes:subtitle>
		<itunes:summary>WASIAT SANG KEKASIH

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

"Wahai sekalian manusia! Siapa saja dari manusia atau kaum mukminin yang tertimpa musibah maka hendaklah dia menghibur diri dengan musibahku dari musibah selainku. Sesungguhnya salah seorang dari umatku tidak akan ditimpa suatu musibah yang lebih berat dari musibahku." (Shahih Sunan Ibnu Majah no. 1300 dari Aisyah radhiallahu anha).

Musibah apa lagi yang lebih besar dari wafatnya Rasulullah shalallahu alaihi wasallam? Musibah apa yang lebih besar bagi manusia dibanding dengan terputusnya wahyu dari langit yang merupakan pertanda mulai munculnya fitnah seperti penggalan-penggalan malam yang gelap, yang terakhir mengikuti yang pertama, yang terakhir lebih buruk daripada yang pertama? Musibah apa yang lebih besar dari musibah yang dengannya kemudian terbuka pintu-pintu fitnah yang membawa kepada keburukan hingga akhir zaman?

Merenungkan bagian akhir kisah kehidupan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam merupakan pelajaran yang sangat berharga. Sungguh beliau tidak kembali kepada Rabb-Nya melainkan telah meninggalkan dua perkara yang malamnya bagaikan siang, dan barangsiapa yang berpegang kepada keduanya tidak akan sesat selamanya, yakni Al-Qur'an dan Sunnahnya. Betapa sering di akhir-akhir hidupnya beliau mewasiatkan untuk berpegang teguh terhadap ajaran yang ditinggalkannya. Lalu dimana posisi kita? Dimana kita pada hari ini, yang mengaku sangat mencintai Nabi yang mulia - shallallahu alaihi wasallam - namun pada saat yang bersamaan meninggalkan sebagian ajarannya, mengabaikan sunnahnya, bahkan tidak jarang sebagian yang lain mencemoohnya? Apakah bukti cinta itu dengan bentuk perayaan-perayaan atas nama beliau, bait-bait syair, nyanyian yang menjadi pilihan, sementara sunnah beliau yang merupakan jalan menuju keselamatan untuk bertemu dengannya di telaga Haud ditinggalkan?

Kajian Wasiat Sang Kekasih ini menitikberatkan kepada masa-masa terakhir kehidupan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Penjabaran mengenai wasiat beliau serta hikmah yang seharusnya diambil dari musibah besar wafatnya Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam.

Durasi : 02:39:29

Ukuran : 36,4 MB

Bitrate : 32 Kbps

Pekanbaru</itunes:summary>
		<itunes:keywords>Download,Kajian</itunes:keywords>
		<itunes:author>surat@abuzubair.net</itunes:author>
		<itunes:explicit>no</itunes:explicit>
		<itunes:block>No</itunes:block>
	</item>
		<item>
		<title>Tanya Jawab Eksklusif III Bersama Ustadz Abu Zubair</title>
		<link>http://abuzubair.net/tanya-jawab-eksklusif-iii-bersama-ustadz-abu-zubair/</link>
		<comments>http://abuzubair.net/tanya-jawab-eksklusif-iii-bersama-ustadz-abu-zubair/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Feb 2009 04:03:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hyperdoc</dc:creator>
				<category><![CDATA[Download Kajian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abuzubair.net/?p=175</guid>
		<description><![CDATA[Durasi : 00:60:59 Ukuran : 14 Mb Yogyakarta, 25 Januari 2009]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Durasi : 00:60:59</p>
<p>Ukuran : 14 Mb</p>
<p>Yogyakarta, 25 Januari 2009</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abuzubair.net/tanya-jawab-eksklusif-iii-bersama-ustadz-abu-zubair/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		<enclosure url="http://files.abuzubair.net/Tanya_Jawab/Ustadz_Abu_Zubair_-_Tanya_Jawab.mp3" length="1" type="audio/mpeg"/>
<itunes:duration>00:01:01</itunes:duration>
		<itunes:subtitle>Durasi : 00:60:59

Ukuran : 14 Mb

Yogyakarta, 25 Januari 2009 </itunes:subtitle>
		<itunes:summary>Durasi : 00:60:59

Ukuran : 14 Mb

Yogyakarta, 25 Januari 2009</itunes:summary>
		<itunes:keywords>Download,Kajian</itunes:keywords>
		<itunes:author>surat@abuzubair.net</itunes:author>
		<itunes:explicit>no</itunes:explicit>
		<itunes:block>No</itunes:block>
	</item>
		<item>
		<title>Tanya Jawab Eksklusif II Bersama Ustadz Abu Zubair</title>
		<link>http://abuzubair.net/tanya-jawab-eksklusif-ii-bersama-ustadz-abu-zubair/</link>
		<comments>http://abuzubair.net/tanya-jawab-eksklusif-ii-bersama-ustadz-abu-zubair/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Feb 2009 03:10:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hyperdoc</dc:creator>
				<category><![CDATA[Download Kajian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abuzubair.net/?p=152</guid>
		<description><![CDATA[Durasi : 00:44:29 Ukuran : 10 MB Solo, 25 Oktober 2008]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Durasi : 00:44:29</p>
<p>Ukuran : 10 MB</p>
<p>Solo, 25 Oktober 2008</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abuzubair.net/tanya-jawab-eksklusif-ii-bersama-ustadz-abu-zubair/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<enclosure url="http://files.abuzubair.net/Tanya_Jawab/Ustadz_Abu_Zubair_-_Siapa_Anda.mp3" length="1" type="audio/mpeg"/>
<itunes:duration>00:01:01</itunes:duration>
		<itunes:subtitle>Durasi : 00:44:29

Ukuran : 10 MB

Solo, 25 Oktober 2008 </itunes:subtitle>
		<itunes:summary>Durasi : 00:44:29

Ukuran : 10 MB

Solo, 25 Oktober 2008</itunes:summary>
		<itunes:keywords>Download,Kajian</itunes:keywords>
		<itunes:author>surat@abuzubair.net</itunes:author>
		<itunes:explicit>no</itunes:explicit>
		<itunes:block>No</itunes:block>
	</item>
		<item>
		<title>Tanya Jawab Eksklusif Bersama Ustadz Abu Zubair</title>
		<link>http://abuzubair.net/tanya-jawab-eksklusif-bersama-ustadz-abu-zubair/</link>
		<comments>http://abuzubair.net/tanya-jawab-eksklusif-bersama-ustadz-abu-zubair/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Feb 2009 04:48:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hyperdoc</dc:creator>
				<category><![CDATA[Download Kajian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abuzubair.net/?p=137</guid>
		<description><![CDATA[Durasi : 01:10:31 Ukuran: 16 MB Solo, 25 Januari 2009]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Durasi : 01:10:31</p>
<p>Ukuran: 16 MB</p>
<p>Solo, 25 Januari 2009</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abuzubair.net/tanya-jawab-eksklusif-bersama-ustadz-abu-zubair/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		<enclosure url="http://files.abuzubair.net/Baitii_Jannatii/Ustadz_Abu_Zubair_-_Tanya_Jawab_Rumah_Tangga.mp3" length="1" type="audio/mpeg"/>
<itunes:duration>00:01:01</itunes:duration>
		<itunes:subtitle>Durasi : 01:10:31

Ukuran: 16 MB

Solo, 25 Januari 2009 </itunes:subtitle>
		<itunes:summary>Durasi : 01:10:31

Ukuran: 16 MB

Solo, 25 Januari 2009</itunes:summary>
		<itunes:keywords>Download,Kajian</itunes:keywords>
		<itunes:author>surat@abuzubair.net</itunes:author>
		<itunes:explicit>no</itunes:explicit>
		<itunes:block>No</itunes:block>
	</item>
		<item>
		<title>Kajian Perdana Telaga Hati</title>
		<link>http://abuzubair.net/kajian-perdana-telaga-hati/</link>
		<comments>http://abuzubair.net/kajian-perdana-telaga-hati/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Feb 2009 11:43:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hyperdoc</dc:creator>
				<category><![CDATA[Download Kajian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abuzubair.net/2009/02/06/97/</guid>
		<description><![CDATA[Kajian Perdana Telaga Hati oleh Al Ustadz Abu Zubair Al Hawaary. Judul : Telaga Hati Durasi : 00:22:41 Ukuran : 11 MB Bitrate : 64 kbps]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kajian Perdana Telaga Hati oleh Al Ustadz Abu Zubair Al Hawaary.</p>
<p>Judul : Telaga Hati<br />
Durasi : 00:22:41<br />
Ukuran : 11 MB<br />
Bitrate : 64 kbps</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abuzubair.net/kajian-perdana-telaga-hati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	<!-- Media File exists for this post, but its not enabled for this feed -->
	</item>
	</channel>
</rss>

